Press "Enter" to skip to content

10 Pedoman Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di Sekitar Kita

0

Pertolongan Pertama pada Kecelakaan(P3K) adalah pertolongan bersifat sementara kepada korban yang sedang mengalami kecelakaan di tempat kejadian dengan peralatan yang ada sebelum korban mendapat pertolongan dari tenaga medis.

Kecelakaan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja, baik itu di dalam rumah, di jalan atau di tempat-tempat umum. Setiap kita sebaiknya memiliki pengetahuan tentang Pedoman Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) yang benar dan tepat ketika berada dalam situasi yang darurat.

Terutama bagi orang tua, penting untuk mengetahui bagaimana mengatasi situasi ketika anak tersedak, atau kena luka bakar, tenggelam saat berenang dan lain sebagainya.

Minimal di dalam rumah tangga memiliki satu kotak P3K , untuk menyimpan berbagai macam obat-obatan dan peralatan medis sederhana contoh obat penurun panas, antiseptik, perban, kain kasa dan lain sebagainya.

Sehingga ketika berada dalam situasi darurat, kita bisa memberikan pertolongan pertama kepada korban sebelum mendapatkan pertolongan medis.

Selain itu tindakan yang harus dilakukan ketika salah satu anggota keluarga mengalami kecelakaan atau cedera ringan adalah jangan panik, tetaplah menghibur korban kalau semua akan baik-baik saja, kemudian segera cari pertolongan medis atau hubungi pihak berwajib.

Berikut ini Pedoman Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) yang Mungkin Terjadi di Sekitar Kita

1. Luka

Pertolongan Pertama pada Kecelakaan(P3K) Luka

Secara sederhana luka bisa diartikan sebagai kondisi dimana terputusnya suatu jaringan akibat adanya cedera atau proses pembedahan baik yang terjadi secara sengaja atau pun tidak sengaja.

Luka dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu luka teriris, luka terkoyak, luka tembus dan luka lebam. Apapun jenis lukanya, penting untuk kita dalam mengetahui tindakan awal yang harus dilakukan sebelum mendapat pertolongan medis yang semestinya.

Tindakan yang dilakukan untuk menolong korban sebelum mendapat pertolongan medis adalah:

  • Tetap tenang dan jangan panik
  • Perhatikan apakah luka cukup dalam atau hanya berupa goresan saja
  • Cuci tangan Anda dengan sabun atau antiseptik sebelum melakukan pertolongan terhadap korban, jika ada gunakan sarung tangan steril
  • Bersihkan luka korban pada air yang mengalir
  • Pastikan tidak ada lagi benda-benda asing yang tersisa dalam luka
  • Gunakan antiseptik yang sebaiknya selalu tersedia dalam kotak P3K Anda
  • Hentikan pendarahan dengan cara menekan dan menutup luka dengan menggunakan kain kasa atau kain tiras (lint) yang steril
  • Jika luka cukup dalam sebaiknya segera hubungi petugas medis terdekat
  • Perhatikan juga benda tajam penyebab luka apakah berkarat atau tidak, agar ketika mendatangi petugas medis Anda akan mendapatkan penanganan yang tepat untuk mencegah terjadinya infeksi tetanus

2. Mimisan

Mimisan atau dalam bahasa medisnya disebut epistaksis adalah kondisi dimana hidung mengeluarkan darah baik secara spontan atau diakibatkan karena cedera, misalnya terkena benturan benda keras.

Tindakan yang dilakukan untuk menolong korban mimisan sebelum mendapatkan pertolongan medis adalah:

  • Dudukkan korban dengan badan dan kepala yang agak condong ke depan
  • Longgarkan pakaian yang ketat, terutama di bagian leher dan dada
  • Minta korban agar bernafas melalui mulut
  • Pencet bagian cuping hidung selama beberapa menit
  • Jangan menyumbat hidung
  • Jangan telan darah yang mengalir ke dalam kerongkongan
  • Gunakan kompres jika tulang hidung patah
  • Segera bawa ke rumah sakit jika mimisan terus mengalir

3. Luka Berdarah pada Bagian Kaki

Tindakan yang dilakukan untuk menolong korban luka berdarah bagian kaki sebelum mendapatkan pertolongan medis adalah:

  • Hentikan pendarahan secara langsung
  • Posisikan kaki agar lebih tinggi dari tubuh
  • Longgarkan semua yang ketat seperti kaus kaki
  • Balut luka denga menggunakan kain atau kassa steril
  • Segera bawa ke rumah sakit untuk memberikan pertolongan yang tepat

4. Pingsan

Pertolongan Pertama pad Kecelakaan (P3K) Pingsan

Pengertian sederhana dari pingsan adalah kehilangan kesadaran akibat kurangnya aliran darah dan oksigen menuju otak, dan sifatnya sementara.

Secara umum penyebab pingsan antara lain:

  • Nafas tersumbat
  • Cedera di bagian kepala
  • Kaget
  • Epilepsi
  • Diabetes
  • Keracunan
  • Kejang

Tindakan yang dilakukan untuk menolong korban pingsan sebelum mendapatkan pertolongan medis adalah:

  • Pastikan saluran pernafasan korban tidak tersumbat
  • Usahakan agar korban mendapatkan udara bersih
  • Longgarkan pakaian korban terutama bagian leher, dada, dan pinggang
  • Beri bantuan nafas buatan jika korban terlihat tidak bernafas
  • Segera bawa ke rumah sakit terdekat

5. Luka Bakar

Luka bakar bisa terjadi akibat menyentuh atau tersentuh api, benda-benda yang bersuhu tinggi, paparan sinar matahari terlalu lama serta bahan-bahan kimia seperti asam sulfat.

Tindakan yang dilakukan untuk menolong korban luka bakar sebelum mendapatkan pertolongan medis adalah:

  • Kucurkan air dingin ke bagian yang terkena luka bakar, jika luka bakar ringan dan sedang
  • Jika luka bakar cukup luas, lepaskan benda-benda yang masih menempel di tubuh korban pada bagian yang terkena luka bakar, seperti cincin, jam tangan, sepatu dan lain sebagainya
  • Jangan memberikan lotion atau minyak apapun ke tubuh yang melepuh
  • Segera bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis

6. Pakaian Terbakar

Pakaian terbakar bisa terjadi ketika sedang bekerja didekat sumber api atau listrik, mungkin di tempat kerja ataupun di rumah ketika sedang memasak, sedang membakar sampah dan lain sebagainya. Dalam situasi seperti ini jangan cepat panik, ketahui langkah-langkah awal sebelum bantuan datang.

Tindakan yang dilakukan untuk menolong orang ketika pakaiannya terbakar adalah:

  • Jika Anda mengalami sendiri tanpa ada orang lain yang menolong segeralah berguling-guling di tanah atau pasir untuk memadamkan apinya dan segera meminta pertolongan
  • Jika dialami oleh salah satu anggota keluarga atau orang di sekitar, maka segera padamkan dengan air
  • Apabila tidak ada air, gunakan karung goni atau selimut untuk mematikan api
  • Disarankan agar selalu menyediakan tabung racun api di rumah
  • Segera bawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut

7. Keracunan

Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) Keracunan

Keracunan adalah dimana kondisi tubuh menjadi tidak sehat akibat menelan atau masuknya zat-zat yang berbahaya bagi tubuh. Pada kondisi yang sangat parah bisa mengakibatkan dehidrasi hingga kematian.

Keracunan bisa terjadi melalui:

  • makanan atau minuman yang telah tercemar oleh mikroba patogen, parasit atau bahan-bahan kimia
  • melalui udara yang tercemar polusi

Tindakan yang dilakukan untuk menolong korban keracunan sebelum mendapatkan pertolongan medis adalah:

  • Jika korban dalam keadaan sadar beri minum air putih secara bertahap dan sering
  • Minum air yang telah dicampur dua sendok garam
  • Segera bawa ke rumah sakit terdekat
  • Bawa sisa makanan atau minuman dan berikan kepada petugas medis atau pihak berwajib untuk memastikan penyebab keracunan agar mendapat pertolongan yang tepat

Baca Juga: 10 Pedoman Umum Dalam Menerapkan Pola Hidup Sehat di Era Digital

8. Terkilir

Terkilir adalah kondisi dimana bergesernya posisi satu atau dua tulang di persendian. Biasanya korban akan merasakan sakit di sekitar sendi, tidak dapat menggerakkan bagian tubuh lain di sekitar daerah yang terkilir, serta disertai bengkak dan lebam.

Tindakan yang dilakukan untuk menolong korban terkilir sebelum mendapat pertolongan medis adalah:

  • Sangga anggota badan yang terkilir dengan menggunakan bantal atau kain gendongan
  • Hindari untuk mencoba mengembalikan sendiri posisi tulang yang terkilir ke posisi semula
  • Untuk mengurangi rasa nyeri gunakan kompres dingin
  • Segera bawa ke rumah sakit terdekat

9. Tersedak

Pertolongan ketika tersedak
Ilustrasi

Tersedak adalah kondisi dimana adanya benda asing yang menyumbat tenggorokan atau kerongkongan, contoh ketika memakan makanan yang terlalu padat.

Tindakan yang dilakukan untuk menolong korban tersedak sebelum mendapatkan pertolongan medis adalah:

  • Pada orang dewasa, tekuk kepala dan bahu ke depan , minta korban untuk membuka mulut lalu tepuk-tepuk bagian belakang diantara tulang belikat
  • Pada anak-anak, posisikan korban di atas paha dengan kepala menghadap ke bawah, tepuk-tepuk diantara tulang belikat
  • Pada bayi, posisikan tubuh bayi dengan kepala menghadap ke bawah, lalu tepuk-tepuk diantara kedua tulang belikat

10. Tenggelam

Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) Tenggelam

Tenggelam menurut teori fisika adalah kondisi dimana sebuah benda berada pada dasar tempat zat cair berada, akibat dari massa jenis benda lebih besar dari massa jenis air.

Sedangkan kasus tenggelam pada manusia, terjadi akibat seseorang tidak mampu untuk mengapung atau mengambang di permukaan air, biasanya terjadi pada orang yang tidak mahir dalam berenang.

Tindakan yang dilakukan untuk menolong korban tenggelam sebelum datang pertolongan medis adalah:

  • Segera keluarkan korban dari air
  • Longgarkan pakaian yang ketat terutama bagian leher, dada dan pinggang
  • Beri nafas buatan
  • Segera hubungi pihak berwajib dan bawa ke rumah sakit

Demikian informasi tentang Pedoman Pertolongan Pertama pada Kecelakaan atau P3K yang wajib kita ketahui, agar ketika berada pada situasi tersebut kita tidak panik dan dapat melakukan pertolongan secepatnya terhadap korban sebelum mendapatkan pertolongan medis.

Terimakasih telah mampir ke websiteEmak, semoga informasi ini bermanfaat. Bila Anda memiliki pengalaman yang menarik dalam memberi pertolongan kepada orang lain, silahkan dibagikan pada kolom komentar, sampai jumpa pada artikel menarik lainnya.

Sumber Referensi:

Nur, Mohd dan Nurika, F. 2012. Buku Panduan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan DwiBahasa. Jakarta: Buku Must Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
error: