Press "Enter" to skip to content

9 Bulan Peristiwa Menakjubkan Perkembangan Janin Dalam Rahim Ibu

0

Kehadiran buah hati adalah masa-masa yang dinantikan oleh para calon orang tua. Banyak persiapan yang dilakukan untuk menyambut calon anggota baru keluarga dengan penuh suka cita. Mulai dari menyediakan kamar khusus bayi, membeli baju-baju bayi yang lucu-lucu, pernak-pernik bayi bahkan persiapan finansial untuk menjelang dan saat persalinan tiba.

Namun pernahkah kita berfikir peristiwa apa yang terjadi selama 9 bulan di dalam rahim seorang calon Ibu. Fase – fase perkembangan janin dalam rahim Ibu sudah bisa diketahui dengan menggunakan perkembangan teknologi, seperti USG.

Fase-fase Perkembangan Janin Selama 9 Bulan dalam Rahim Ibu

9 bulan fase perkembangan janin

1. Bulan Ke-1

Dalam Rahim

Berawal dari “sebutir” telur yang telah dibuahi oleh sperma pemenang, kemudian berkembang menjadi sebuah embrio yang berukuran sekitar 4 inchi. Dalam rentang waktu lebih kurang 25 hari setelah pembuahan akan terbentuk seperti tabung yang sangat kecil, yang nantinya akan menjadi organ penting yaitu jantung.

Perubahan pada Calon Ibu

Selama masa ini, calon Ibu atau Emak akan terlambat haid dan telah terhitung hamil lebih kurang 4 minggu. Sebagian Ibu akan merasakan mual dan muntah atau yang disebut dengan morning sickness, payudara terasa kencang dan berisi. Dalam masa ini juga rahim Ibu “mempersiapkan diri” dan mulai berkembang. Berat rahim juga akan naik menjadi 20 kali lipat.

Anjuran untuk Calon Ibu

Makan makanan yang bergizi untuk mencukupi kebutuhan Ibu dan calon bayinya. Salah satunya adalah mencukupi kebutuhan Kalsium. Kebutuhan Kalsium pada Ibu hamil sekitar 1200 mg per hari, bisa didapatkan dengan minum susu atau olahannya, ikan, udang dan lain sebagainya.

Kalsium sangat penting selama kehamilan agar Ibu terhindar dari keropos tulang dan gigi, bahkan bisa menyebabkan gigi Ibu mudah lepas.

Kondisi Emosional Calon Ibu

Selama masa ini , kondisi emosional calon Ibu ( terutama Ibu baru) masih tergolong labil, antara bahagia, haru, cemas dan sebagainya.

Agar calon Ibu tidak larut dalam kondisi emosional yang berubah-ubah, disarankan agar Ibu menyibukkan diri dengan kegiatan positif seperti bergabung dalam komunitas Ibu hamil sambil berbagi cerita dan bertukar pikiran seputar kehamilan, baik lewat komunitas ataupun memanfaatkan media sosial.

Selain itu calon Ibu juga bisa menggali berbagai informasi tentang kehamilan melalui baca buku-buku atau E-book dan artikel-artikel yang banyak tersaji lewat media sosial contohnya melalui pintarbarengemak.com ini.

Paling penting adalah calon orang tua baik itu Ibu dan Ayah selalu berkonsultasi kepada dokter spesialis kandungan atau bidan untuk mengetahui perkembangan janin dan kesehatan calon Ibu dari bulan ke bulan.

2. Bulan Ke-2

Dalam Rahim

Pada usia 2 bulan, embrio telah berubah menjadi janin atau fetus, organ-organ tubuh seperti hidung, mata dan otak sudah mulai terbentuk.

Perubahan pada Calon Ibu

Biasanya calon Ibu akan mengalami kenaikan berat badan. Produksi hormon progesteron juga akan meningkat, fungsinya untuk mempersipkan payudara dalam memproduksi air susu.

Kondisi ini juga akan mempengaruhi kulit calon Ibu, terutama wajah akan terasa lebih berminyak bahkan ada yang mengalami jerawat selama kehamilan. Setiap wanita hamil tidak selalu sama ya, kondisinya bisa berbeda-beda. Untuk mengatasi masalah kulit, calon Ibu harus tetap rajin membersihkan wajah minimal 2 kali sehari. Hindari memakai kosmetik secara berlabihan untuk menjaga kondisi dan kesehatan bayi dari bahaya bahan kimia yang terkandung dalam kosmetik.

Selain itu, calon Ibu juga akan merasa cepat lelah, masih terasa mual, sebagian ada yang anti terhadap makanan tertentu atau bau tertentu dan lain sebagainya. Setiap wanita yang pernah hamil pasti memiliki cerita unik tersendiri dalam menjalani masa-masa kehamilannya.

Kepada wanita yang sedang hamil muda jangan khawatir bila merasakan gairah seksual menurun, karena Anda tidak sendiri, sebagian wanita yang lain juga pernah merasakan hal yang sama. Tetapi hali ini bisa dikomunikasikan bersama suami ya, semua akan berjalan indah bila antara suami dan istri saling mengerti dan saling dukung.

Anjuran untuk Calon Ibu

Tetap jaga pola makan yang bergizi, walaupun mungkin selera makan sedikit menurun. Calon Ibu bisa mengaatasinya dengan banyak ngemil buah-buahan atau biskuit. Cukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih atau susu khusus hamil dan lain sebagainya.

Meskipun tubuh terasa mudah lelah bukan berarti malas untuk bergerak ya, tetap lakukan olah raga ringan secukupnya seperti jalan santai bersama suami, tetap romantis kan hehehe, atau senam hamil di rumah, tetapi ingat jangan terlalu dipaksakan ya.

3. Bulan Ke-3

Dalam Rahim

Selama masa ini, alat kelamin pada janin sudah mulai terbentuk, demikian juga dengan telinga, jari tangan dan kaki, namun belum sempurna. Sudah mulai terlihat gerakan rahang sebagai gerakan dasar untuk menyusui.

Perubahan pada Calon Ibu

Berat badan calon Ibu akan bertambah 1-2 kg, perut juga akan lebih kelihatan. Volume darah Ibu meningkat, sebagian akan merasakan sensasi kurang enak pada daerah vagina, bisa berupa gatal, panas dan lain sebagainya.

Anjuran untuk Calon Ibu

Tetap menjaga asupan yang bergizi, menjaga suasana hati agar selalu bahagia karena kondisi emosianal calon Ibu sangat berpengaruh pada bayinya. Meningkatkan aktivitas spiritual juga akan membantu mengatasi suasana hati yang galau atau cemas selama kehamilan.

Jangan lupa tetap berolah raga untuk melatih otot-otot panggul, serta mengurangi keluhan-keluhan selama kehamilan. Banyak tutorial senam hamil yang bisa calon Ibu coba di rumah, bisa melalui artikel di media sosial atau lewat kanal youtube.

Selalu berkonsultasi ke dokter agar calon orang tua tahu perkembangan kesehatan calon Ibu dan bayi.

sumber: Halosehat

4. Bulan Ke-4

Dalam Rahim

Janin sudah mulai hidup dan sudah terlihat adanya gerakan. Organ tubuhnya sudah ada yang berfungsi. Prankreasnya sudah memproduksi insulin dan ginjalnya sudah menghasilkan air seni. Diperkirakan berat badan janin sekitar 500-600 gram.

Perubahan pada Calon Ibu

Berat badan calon Ibu semakin bertambah begitu juga dengan ukuran perut dan pinggangnya. Biasanya pada masa awal trisemester kedua ini, keluhan-keluhan yang dirasakan pada masa trisemester pertama mulai berkurang, seperti mual sudah mulai berkurang.

Kondisi Emosianal Calon Ibu

Selama masa ini biasanya calon Ibu sudah terbiasa dengan perubahan dan lebih stabil dari sebelumnya. Gairah seksual juga sudah mulai kembali seperti semula. Suami istri bisa konsultasikan ke dokter bila perlu, bagaimana melakukan seks yang aman selama kehamilan.

Anjuran untuk Calon Ibu

Masih menjaga asupan yang bergizi, terutama kebutuhan vitamin dan mineral semakin meningkat, seperti vitamin C dan zat besi. Selama kehamilan calon Ibu rentan mengalami anemia, dan hal ini bisa membahayakan kondisi kesehatan Ibu dan bayi.

Sumber makanan yang mengandung zat besi bisa diperoleh dari hati ayam, sayur bayam, telur dan lain sebagainya. Sedangkan vitamin C bisa didapat dari buah-buahan seperti mangga, jeruk, jambu biji dan lain sebagainya.

Calon Ibu juga boleh melakukan jalan santai setiap pagi bersama suami atau melakukan senam hamil di rumah untuk melatih otot perut.

5. Bulan Ke-5

Dalam Rahim

Tangan, alis mata, bulu mata dan jari-jari tangan maupun jari-jari kaki bayi sudah terbentuk dengan sempurna. Bayi sudah bisa bergerak refleks seperti menendang, dan ini bisa dirasakan oleh calon Ibu, sweet banget kan. Seluruh tubuh bayi juga ditumbuhi rambut halus yang disebut lanugo.

Perubahan pada Calon Ibu

Bertambah berat dan lebar sudah pasti ya Mak, hehehe. Biasanya , selama masa ini sebagian wanita sudah mengeluarkan cairan kolustrum pada puting susunya.

Warna puting dan aerola akan berubah menjadi lebih gelap, selain itu akan terbentuk garis vertikal yang berada diantara pusar hingga bagian atas kemaluan. Tetapi jangan khawatir, garis ini akan hilang dengan sendirinya setelah melahirkan.

Karena bayi dan calon Ibu sudah semakin bertambah berat, maka akan terasa keluhan-keluhan seperti nyeri punggung, kaki mudah kram ketika berdiri lama.

Kondisi Emosional Ibu, lebih tenang dan stabil.

Anjuran untuk Calon Ibu

Pada masa ini, biasanya selera makan calon Ibu semakin meningkat, dalam hal ini dokter akan menyarankan agar mengontrol jumlah asupan makanan calon Ibu, untuk menjaga agar nanti bayi yang lahir tidak terlalu besar.

Calon Ibu bisa melakukan latihan ringan di rumah untuk mengurangi keluhan-keluhan yang dirasakan selama trisemester kedua ini.

perkembangan janin

6. Bulan Ke-6

Dalam Rahim

Otot-otot bayi sudah mulai berfungsi dengan baik, serta bayi telah memiliki lemak dibawah kulitnya.

Perubahan pada Calon Ibu

Perut calon Ibu semakin membesar dan posisi bayi mulai mendesak turun ke bawah. Kondisi ini akan membuat calon Ibu merasa kurang nyaman ketika duduk, berdiri dan berbaring. Calon Ibu perlu mencari dan mengatur posisi yang bisa membuatnya nyaman.

Kondisi Emosional Calon Ibu

Bahagia dan harus tetap bahagia, karena mendapat perhatian penuh dari keluarga dan suami, serta banyak mendapatkan do’a.

Anjuran untuk Calon Ibu

Selalu menjaga pola makan yang bergizi dan mengontrol jumlah asupannya, bila pertambahan berat bayi dan Ibu semakin banyak. Tetap memperhatikan kebutuhan Kalsium agar bayi tidak mengambil kebutuhan Kalsium dari tulang Ibu. Bila bayi mengambil asupan Kalsium dari tulang Ibu maka tulang dan gigi Ibu akan mudah keropos.

Jangan malas untuk bergerak ya Mak, tetap lakukan olah raga ringan di rumah dan selalu berkonsultasi ke dokter.

Berikut rangkuman perkembangan bayi pada trisemester kedua:

Usia kandungan pada:Perkembangan bayi
Minggu ke-13> panjang bayi sekitar 7,5 cm
>trakea, paru-paru, hati, pankreas dan usus berkembang ke fungsi terakhir
> jari tangan, telapak kaki mulai terlihat
Minggu ke-14> kelamin bayi sudah bisa dibedakan laki-laki atau perempuan
> jantung telah berdenyut
> sudah bisa merespon terhadap dunia luar rahim
Minggu ke-15> bayi sudah bisa mendengar denyut jantung Ibu
> sudah memiliki rambut, alis dan bulu mata
Minggu ke-16> otot bayi semakin kuat dan bergerak aktif
> Mengisap ibu jari, menguap, cegukan dan merenggangkan tubuhnya
> sudah bisa merespon cahaya bila perut Ibu disinari cahaya
Minggu ke-17>kulit bayi terus berkembang, transparan, dan kemerahan
> pembuluh darah terlihat jelas
Minggu ke-18> bayi sudah bisa kaget ketika mendengar suara keras dari luar perut Ibu
> sudah bisa bergerak memutar
Minnggu ke-19> panjang bayi bisa mencapai sekitar 23 cm
> gerakan semakin aktif
Minggu ke-20> Bayi bergerak sekitar 200 kali per hari tetapi Ibu hanya merasakan nya sedikit saja
Minggu ke-21> Bayi bergerak semakin aktif
Minggu ke-22> bayi mulai memproduksi sel darah putih
Minggu ke-23>ukuran kepala dan tubuh sudah seimbang
> pertumbuhan otaknya semakin cepat
Minggu ke-24> bayi mampu merespon dan mengikuti alunan suara dari luar
Minggu ke-25> bayi sudah memiliki pola tidur
> bayi mulai bernafas didalam rahim dengan menghirup dan
mengeluarkan cairan amnion.
Minggu ke-26> bayi sudah memiliki lemak dibawah kulit
Minggu ke-27> wajah bayi sudah terlihat jelas
> mata bayi sudah terbuka lebar
Perkembangan bayi pada trisemester kedua

7. Bulan Ke-7

perkembangan janin bulan ke-7

Dalam Rahim

Bayi sudah bisa mengecap dengan lidahnya, karena lidahnya sudah bisa berfungsi dengan sempurna. Rasa manis, pedas dan asin yang calon Ibu makan, bayi juga bisa merasakannya.Selain itu, bentuk matanya juga terlihat jelas.

Perubahan pada Calon Ibu

Pada masa ini kondisi calon Ibu semakin berat, merasakan nyeri pada ulu hati sebab rahim semakin membesar dan mendorong hingga ke bagian atas perut, akibatnya asam lambung juga terdorong naik ka atas.

Sebagian wanita hamil mengalami pembengkakan pada kaki dan wajah, akibat terjadinya peningkatan hormon penahan cairan. Dalam hal ini, wanita tidak perlu khawatir sebab masih dikatakan normal, semua akan hilang setelah melahirkan.

Anjuran Untuk Calon Ibu

Keluhan-keluhan di atas bisa dikurangi dengan melakukan senam hamil di rumah dan konsultasikan ke dokter bila perlu. Jangan abaikan asupan gizi untuk calon Ibu dan bayi, kurangi makan makanan yang banyak mengandung minyak seperti gorengan. Bila memang ingin makan gorengan cukup sedikit saja.

8. Bulan Ke-8

Dalam Rahim

Bayi sudah memiliki zat anti bodi yang diperoleh dari Ibu. Berat bayi semakin bertambah, ruang pergerakan bayi semakin sempit dan calon Ibu makin banyak merasakan gerakan aktif bayi dalam perut.

Perubahan pada Calon Ibu

Selama masa ini ruang gerak calon Ibu semakin terbatas, karena perut yang semakin berat dan besar, payudara juga semakin membesar dan berisi, serta keluhan-keluhan lainnya yang dirasakan wanita hamil menjelang trisemester akhir.

Anjuran untuk Calon Ibu

Atur posisi senyaman mungkin, lakukan olah raga ringan khusus ibu hamil bila perlu,untuk mengurangi keluhan-keluhan di atas dan konsultasi ke dokter kandungan.

Pada bulan ke-8 ini biasanya dokter sudah bisa memperkirakan waktu kelahiran bayi, dan akan memberi jadwal untuk kontol berikutnya.

9. Bulan Ke-9

perkembangan janin bulan ke-9

Dalam Rahim

Ini adalah fase terakhir perkembangan bayi yang telah memiliki fisik dan organ-organ penting yang telah sempurna.

Otot-otot dan tulang-tulang bayi juga sudah terbentuk dengan sempurna. Selanjutnya menanti waktu untuk melihat dunia dan orangtuanya.

Perubahan pada Calon Ibu

Tekanan pada perut calon Ibu semakin kuat. Mulai terasa mulas dengan frekuensi yang semakin lama semakin sering. Tanda awal proses persalinan telah tiba adalah pecahnya air ketuban.

Anjuran untuk Calon Ibu

Segera ke Rumah Sakit atau Dokter kandungan atau Bidan terdekat bila mengalami tanda-tanda di atas. Persiapan yang wajib dibawa ke Rumah Sakit diantaranya: baju ganti Ibu berkancing depan, pembalut, pakaian dalam, peralatan mandi, baju ganti ayah jangan lupa serta persiapan finansial yang sebaiknya telah disiapkan jauh-jauh hari.

Pilihlah layanan kesehatan yang sesuai dengan kemampuan, yang penting Ibu dan bayi bisa lahir dengan selamat dan sehat.

Selanjutnya, lembaran baru telah dimulai, bayi telah menghirup udara dunia dan calon Ibu dan Ayah telah menjadi Ibu dan Ayah seutuhnya.

Setelah persalinan Ayah dan Ibu juga akan mengalami masa-masa sibuk siang dan malam, tetapi ini akan menjadi cerita indah kelak walaupun harus melewati masa-masa yang melelahkan dalam mengurus dan merawat bayi.

Semua akan bisa terlewati bila dijalani dengan rasa syukur, enjoy dan saling kerjasama antara suami dan istri.

Semoga informasi ini bermanfaat dan jangan lupa di share ya… 🙂

Artikel Menarik Lainnya:

Manfaat ASI untuk Ibu dan Bayi Setelah Persalinan.

Makanan Terbaik Pertama untuk Bayi yang Terbukti Meningkatkan Imun

Sumber Referensi:

Yohana, Yovita dan Yessica.2011.Kehamilan dan Persalinan.Jakarta:Garda Media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
error: