Press "Enter" to skip to content

10 Pedoman Umum dalam Menerapkan Pola Hidup Sehat di Era Digital

0

Kesehatan adalah hak azazi setiap manusia , dengan kata lain hak yang merupakan pemberian Tuhan ketika manusia itu terlahir ke dunia. Jadi tidak ada seorangpun yang boleh mengambilnya apalagi melanggarnya.

Banyak cara yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan kesehatan yang optimal serta menjaga kesehatan itu sendiri. Sebagian orang melakukan cara yang unik untuk bisa tetap sehat dan produktif. Semua itu kembali kepada hak individu masing-masing dalam menjalankan hidup dan kehidupannya.

Namun fakta telah membuktikan, dengan mengikuti standar pola hidup sehat yang benar dan tepat mampu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya.

A. Pedoman Umum dalam Menjalankan Pola Hidup Sehat di Era Digital

1. Makan Makanan yang Sehat, Bergizi dan Seimbang

pola hidup sehat dengan makanan bergizi

Kesehatan mayarakat tidak akan tercapai tanpa adanya kecukupan dan ketahanan bahan pangan, baik dari sumber hewani maupun nabati. Sebab salah satu cara menerapkan pola hidup sehat adalah dengan mengatur pola makan yang sehat, bergizi dan seimbang.

Makanan yang sehat, bergizi dan seimbang harus mengandung unsur-unsur sebagai berikut:

  • Karbohidrat, yang berfungsi sebagai sumber tenaga untuk menjalankan fungsi-fungsi organ tubuh.
  • Protein, yang berfungsi sebagai sumber energi, faktor penting untuk masa-masa pertumbuhan dan perkembangan anak, melindungi dan merawat jaringan tubuh, memperbaiki se-sel yang rusak, sebagai pembentuk antibodi dan lain sebagainya.
  • Lemak, yang berfungsi sebagai sumber tenaga, membantu penyerapan vitamin A,D dan E, menjaga suhu tubuh agar tetap stabil pada suhu udara yang rendah, melindungi organ-organ tubuh dari kerusakan dan lain sebagainya.
  • Vitamin, yang berfungsi sebagai penunjang kesehatan tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, melindungi tubuh dari pengaruh buruk radikal bebas dan lain sebagainya.
  • Mineral, yang berfungsi sebagai penunjang kesehatan tubuh, menjaga keseimbangan asam basa dalam tubuh, menjaga kesehatan sistem saraf dan lain sebagainya.

Sumber-sumber makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral adalah sebagai berikut:

Unsur PentingSumber Makanan
Karbohidratberas merah, beras putih, ubi merah, ubi ungu, kentang dan ubi kayu
Proteintelur bebek, telur ayam, daging sapi, daging ayam, ikan laut,ikan sungai, udang, cumi-cumi, tahu dan tempe, kedelai, kacang tanah dan kacang hijau
Lemakikan salmon, ikan tuna, buah alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun dan minyak samin
Vitaminjeruk dan jambu biji sumber vitamin C, wortel kaya dengan betakaroten yang merupakan sumber vitamin A, ubi jalar merah mengandung vitamin A dan E, buah leci kaya dengan vitamin B, jamur banyak mengandung vitamin D dan masih banyak lagi yang lainnya
Mineralsayur-sayuran berwarna hijau, jamur, susu dan olahan susu, kacang-kacangan dan seafood
Airair biasa atau air mineral dengan rata-rata kebutuhan air setiap hari adalah 2 liter atau sesuai dengan kebutuhan individu

Makan makanan sehat dan bergizi saja tidak cukup tapi juga harus seimbang, yaitu sesuai dengan kebutuhan individu masing-masing. Sebagai contoh kebutuhan gizi antara wanita biasa berbeda dengan kebutuhan gizi wanita yang sedang hamil.

Kebutuhan gizi anak muda berbeda dengan kebutuhan gizi orang lanjut usia , kebutuhan gizi anak-anak berbeda dengan kebutuhan gizi orang dewasa dan seterusnya.

Anda bisa mencari informasi gizi yang sesuai dengan kebutuhan dan aktifitas Anda kepada ahli gizi klinis atau melalui buku-buku dan media tentang kesehatan gizi.

2. Perbanyak Konsumsi Buah-buahan dan Sayur-sayuran Organik

Pola hidup sehat dengan sayuran organik

Sayur atau buah organik adalah produk pertanian yang dihasilkan dari tanaman yang menggunakan prinsip pertanian organik, yaitu:

  • Menggunakan lahan yang bebas dari cemaran bahan agrokimia yang berasal dari pupuk dan pestisida
  • Menggunakan bibit dari kebun pertanian organik bukan dari rekayasa genetika
  • Tidak menggunakan pupuk kimia, tetapi menggunakan pupuk organik atau kompos
  • Menggunakan pestisida hayati, tidak menggunakan pestisida kimia
  • Tidak menggunakan zat pengatur tumbuh sintetik
  • Tidak menggunakan pengawet kimia dalam penanganan pasca panen

Buah dan sayur banyak mengandung vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh agar tidak mudah sakit, tidak mudah lelah dan tetap produktif terutama pada masa-masa serba instan seperti saat ini.

Namun sayangnya kondisi buah dan sayur yang banyak beredar di pasaran masih banyak yang telah terkontaminasi oleh pestisida atau zat kimia agar kondisinya tidak cepat rusak. Hal ini tentu memberi dampak yang tidak baik bagi kesehatan manusia.

Agar Anda bisa menjalani pola hidup sehat secara optimal, konsumsi buah dan sayur organik sangat memberikan efek yang baik untuk kesehatan. Cara untuk memperoleh buah dan sayur organik adalah dengan membeli buah dan sayur dari petani lokal. Selain itu petani organik juga sudah banyak menjual produknya dan masuk ke dalam pasar modern, sehingga tidak sulit untuk menemukan buah dan sayur organik.

Ciri-ciri buah dan sayuran organik antara lain:

  • Tampilan fisik buah dan sayuran organik tidak sebagus buah dan sayur yang telah diberi zat kimia sebagai pengawet
  • Sayuran organik tidak menggunakan pestisida kimia jadi rentan dimakan hama ulat, sehingga tampilan sayur setelah panen tidak mulus dan terdapat bekas gigitan ulat
  • Dari segi keamanan pangan, buah dan sayur organik lebih aman karena tidak tercemar dengan zat-zat berbahaya
  • Kandungan gizi yang terdapat didalam buah dan sayur organik sangat alami dan tidak tercemar bahan kimia atau zat sintetik yang tidak baik untuk kesehatan
  • Biasanya tidak bisa tahan lama bila dibiarkan dalam suhu ruang

3. Berolahraga Secara Rutin

Pola hidup sehat dengan rajin berolahraga seperti renang

Olahraga adalah aktifitas fisik yang dilakukan secara terencana dan terstruktur, dilakukan secara berkelanjutan untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar.

Olahraga adalah bagian dari menjaga pola hidup sehat terutama di zaman serba sibuk seperti saat ini. Anda harus meluangkan waktu walaupun hanya beberapa menit untuk melakukan aktifitas fisik baik di rumah ataupun di tempat kerja.

Melakukan gerakan ringan seperti peregangan, jalan kaki, menaiki anak tangga dan lain sebagainya yang membutuhkan aktifitas fisik juga termasuk bagian dari olahraga. Dampak baiknya Anda akan merasakan tubuh lebih sehat dan bugar. Daya tahan tubuh akan lebih terjaga bila tubuh aktif bergerak, otomatis akan memberikan efek positif bagi kesehatan.

Jenis-jenis olahraga yang disarankan untuk keluarga antara lain:

  • Jalan pagi bersama suami, istri dan anak-anak di akhir pekan
  • Berenang adalah olahraga yang baik untuk menjaga kesehatan jantung dan paru-paru serta bisa mengurangi tingkat stres terutama bagi mereka yang sibuk dengan rutinitas yang monoton
  • Memanah adalah olahraga yang melatih fokus dan konsentrasi
  • Berkuda adalah olahraga yang bisa menekan tingkat stres, menguatkan otot, dan menjaga keseimbangan
  • Pilates adalah olahraga senam yang biasanya jadi pilihan Ibu-Ibu atau Emak-Emak yang menghabiskan rutinitasnya di rumah saja
  • Bersepeda adalah olahraga yang menyenangkan yang bisa dilakukan bersama keluarga atau komunitas

4. Budayakan Hidup Bersih

Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar merupakan upaya dalam menerapkan pola hidup sehat yang bermanfaat bagi kesehatan.

Kegiatan yang paling sederhana dalam menjaga kebersihan diri adalah mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah beraktifitas terutama di luar ruangan dan setelah buang air.

Mencuci tangan telah terbukti mengurangi jumlah bakteri atau virus penyebab penyakit yang menempel pada kulit tangan, seperti bakteri Salmonella yang menyebabkan penyakit pada sistem pencernaan.

Membiasakan diri untuk menggunakan masker terutama bila melakukan kegiatan di luar ruangan terbukti mengurangi resiko penularan penyakit melalui udara.

Selain itu jaga kebersihan dan kesegaran diri dengan mandi, menggosok gigi, dan jaga lingkungan tetap bersih dengan membuang sampah pada tempatnya, tidak mencemari sungai atau selokan dengan limbah rumah tangga.

5. Tidur yang Cukup

Pola hidup sehat dengan tidur yang cukup

Tidur adalah aktifitas alami yang bertujuan untuk mengistirahatkan badan setelah lelah beraktifitas. Kebiasaan tidur individu sangat mempengaruhi kesehatan fisik maupun mental individu tersebut. Orang yang biasa begadang biasanya memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah jika dibandingkan dengan orang yang tidur cukup dan berkualitas setiap hari.

Berikut ini manfaat tidur bagi kesehatan:

  • Mencegah menuaan dini
  • Menjaga daya tahan tubuh
  • Meningkatkan kualitas hubungan seksual suami istri
  • Meningkatkan daya ingat
  • Menyegarkan tubuh akibat kelelahan setelah beraktifitas
  • Mengurangi tingkat stres
  • Meningkatkan produktifitas

Berikut dampak buruk begadang:

  • Bagi wanita akan membuat penampilan Anda menjadi tidak segar dan kulit menjadi kusam
  • Mempercepat penuaan dini
  • Mudah terserang penyakit
  • Sulit konsentrasi dalam bekerja
  • Mudah emosi dan stres
  • Rentan terhadap penyakit darah tinggi, jantung dan diabetes
  • Mengganggu kualitas hubungan suami istri

6. Berfikir Positif

Pola Hidup Sehat dengan Berfikir Positif

Menjalani pola hidup sehat tidak hanya terbatas pada kesehatan fisik semata tetapi juga mencakup kesehatan mental. Cara sederhana untuk bisa menjaga kesehatan mental adalah dengan selalu berfikir positif.

Menurut ilmu psikologi berfikir positif memiliki banyak manfaat bagi kesehatan diantaranya adalah:

  • Orang yang selalu berfikir positif akan mampu mengelola rasa kecemasan dan ketakutan dalam dirinya
  • Berfikir positif akan mempengaruhi kesehatan fisik dan mental seseorang
  • Orang yang berfikir positif lebih percaya diri
  • Berfikir positif artinya Anda menghargai diri sendiri
  • Memiliki hubungan sosial yang positif
  • Mampu mengatasi masalah diri sendiri
  • Lebih produktif dan berprestasi
  • Optimis dan berani
  • Bagi mereka lebih baik memiliki banyak teman daripada memiliki satu musuh

Cara agar Anda bisa menjadi pribadi yang positif menurut ilmu psikologi dan beberapa sumber lainnya adalah sebagai berikut:

  • Selalu bersyukur dan melihat sisi baik dari apapun yang Tuhan tetapkan
  • Motivasi diri sendiri untuk selalu berbuat kebaikan dan ketulusan tanpa pamrih
  • Ketika berbuat baik kepada orang lain, gunakan konsep La-Lu (Lakukan dan Lupakan)
  • Katakan pada diri sendiri bahwa tidak ada manusia yang sempurna
  • Anda punya kelebihan dan kekurangan begitu juga dengan orang lain, jadi tidak ada alasan bagi siapapun untuk merendahkan orang lain
  • Gunakan kelebihan, minat atau bakat Anda sebagai kekuatan untuk menjadi pribadi yang produktif dan positif
  • Terima kekurangan Anda sebagai bentuk ketidak sempurnaan makhluk Tuhan sehingga kesuksesan tidak akan menjadikan Anda merendahkan orang lain dan bersikap sombong
  • Semua orang pasti punya masalah tapi tidak semua orang mampu menghadapinya dengan senyuman, jadi tersenyumlah
  • Anda adalah perumpamaan teman Anda, artinya pergaulan juga mempengaruhi pola pikir seseorang, positif akan berpengaruh positif begitu juga sebaliknya
  • Hidup sesuai dengan kemampuan, tidak berlebihan dan apa adanya
  • Menghargai diri sendiri dan orang lain
  • Luangkan waktu untuk berkumpul dengan keluarga tercinta

7. Rutin Lakukan Cek Kesehatan

Polahidup Sehat dengan Periksa Rutin Kesehatan

Meskipun Anda telah menjalankan pola hidup sehat setiap hari namun bukan berarti terhindar dari penyakit. Oleh karena itu memeriksakan kesehatan ke dokter perlu dilakukan sebagai langkah pencegahan atau mengetahui potensi penyakit yang mungkin terjadi. Sehingga bisa memperkecil dampak buruknya sedini mungkin.

Kebanyakan orang sering mengabaikan kegiatan cek rutin kesehatan dengan berbagai alasan. Padahal medical check up memiliki banyak manfaat, diantaranya:

  • Anda mengetahui perkembangan status kesehatan dalam jangka waktu tertentu
  • Mengetahui potensi penyakit sedini mungkin
  • Mencegah terjadinya dampak buruk yang lebih besar akibat dari suatu penyakit
  • Cepat mengatasi dan mengobati bila terjadi gangguan kesehatan
  • Sebagai bahan informasi bagi petugas medis dalam menangani gangguan kesehatan yang mungkin dialami di kemudian hari
  • Membantu mendapatkan informasi yang tepat dalam menjalankan pola hidup sehat baerdasarkan hasil cek rutin kesehatan tersebut
  • Meningkatkan kualitas hidup seseorang

8. Kurangi Konsumsi Gula dan Garam

Pola Hidup Sehat dengan Mengurangi Gula dan Garam

Pada dasarnya gula dan garam sangat diperlukan untuk meningkatkan metabolisme tubuh, namun dengan jumlah yang cukup, tidak kurang dan tidak lebih. Menurut data dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, kebutuhan gula setiap hari adalah 50 gram (4 sdm)/orang dan garam 5 gram (1 sdt)/orang.

Tetapi faktanya setiap hari kita mengkonsumsi gula dan garam lebih dari jumlah yang dibutuhkan tubuh. Gula dan garam ini bisa berasal dari makanan yang kita makan sehari-hari, mulai dari sarapan, makan siang hingga makan malam ditambah dengan kudapan-kudapan yang banyak mengandung gula dan garam.

Berikut ini dampak buruk ketika kelebihan garam dalam tubuh:

  • Meningkatkan tekanan darah
  • Meningkatkan toleransi lidah terhadap makanan asin, sehingga menjadi cenderung makan makanan yang asin terus menerus
  • Mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh, jadi akan mudah merasa haus
  • Menurunkan konsentrasi

Berikut ini dampak buruk akibat kelebihan gula dalam tubuh:

  • Meningkatkan resiko penyakit jantung
  • Penyebab terjadinya obesitas
  • Meningkatkan terjadinya resiko kanker
  • Mempercepat proses penuaan dini
  • Meningkatkan resiko kerusakan hati

9. Hindari Makanan Berkemasan

Pola Hidup Sehat dengan Menghindari Makanan Kemasan

Makanan kemasan bisa ditemukan dimana-mana, sehingga banyak orang yang memilih cara praktis untuk memenuhi kebutuhan makanan. Namun, dibalik kemudahan dalam peneyajian makanan tersebut tersimpan bahaya yang mengintai kesehatan.

Bukan hanya zat kimia yang terkandung di dalam makanan kemasan yang bisa membahayakan kesehatan tetapi bahan untuk membuat kemasan tersebut juga banyak mengandung bahan-bahan yang berbahaya.

Berikut ini informasi seputar dampak negatif makanan kemasan berdasarkan bahan kemasannya:

Kemasan Berbahan Logam

  • Menurunkan kualitas bahan pangan yang tersimpan di dalamnya
  • Bahan kimia yang terkandung di dalam kemasan bisa berpindah ke bahan pangan, sehingga berpotensi mengganggu kesehatan
  • Kemasan logam biasanya mengandung bahan pencegah karat atau antikarat
  • Menjadi tempat bersarangnya bakteri Clostridium botulinum

Kemasan Berbahan Plastik:

  • Beberapa jenis plastik tidak baik untuk kesehatan bila digunakan sebagai wadah untuk menyimpan makanan, contoh : kantong plastik hitam untuk tempat gorengan panas
  • Kemasan plastik yang tidak tercantum SNI sebaiknya dihindari sebab dikhawatirkan bahan yang terkandung di dalam kemasan belum memenuhi syarat keamanan pangan dan berakibat buruk bagi kesehatan
  • Bahan plastik yang bertulis PETE (Polyethylene Terephthalate), hanya untuk sekali pakai. Apabila digunakan berkali-kali bisa menjadi tempat bersarangnya mikroba dan pada suhu tinggi bisa menghasilkan zat karsinogenik penyebab terjadinya kanker, contoh botol air mineral
  • Kemasan plastik yang bertulis HDPE (High Density Polyethylene), hanya untuk pemakaian jangka pendek. Apabila digunakan dalam jangka waktu yang lama dan berkali-kali berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan, salah satunya gangguan pada reproduksi wanita, contohnya galon air (perhatikan batas pemakaian pada kemasan tersebut atau tanggal kadaluarsanya)
  • Kemasan yang bertulis PVC (Polyvinyl Chloride), contohnya plastik pembungkus makanan. Kemasan plastik ini adalah kemasan yang sulit terurai didalam tanah, dan akan mengeluarkan racun berbahaya bila berada pada suhu yang tinggi

10. Kurangi Makan Makanan Cepat Saji

Pola Hidup Sehat dengan Mengurangi Konsumsi Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji artinya makanan yang bisa disajikan secara cepat dan seketika itu juga, tanpa proses pengolahan yang panjang, contohnya makanan instan, daging kalengan, roti isi berlapis siap saji dan lain sebagainya.

Alasan yang menjadi pertimbangan agar Anda mengurangi makanan cepat saji untuk bisa menjalankan pola hidup sehat adalah:

  • Rata-rata makanan cepat saji mengandung kalori yang cukup tinggi, bila Anda jarang olahraga maka kalori yang berlebih menjadi musuh bagi kesehatan tubuh
  • Makanan cepat saji tinggi kandungan gula yang menyebabkan timbulnya penyakit diabetes, kelebihan barat badan dan gangguan jantung
  • Makanan cepat saji banyak mengandung garam yang tinggi sehingga meningkatkan resiko terjadinya tekanan darah tinggi
  • Makanan capat saji tidak mengandung zat gizi yang lengkap, seperti kurang mengandung vitamin dan mineral
  • Makanan cepat saji juga banyak mengandung lemak jenuh yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan seperti penyakit jantung dan kanker
  • Makanan yang diolah dan dimasak di rumah lebih terjamin keamanannya dan lebih higienis bila dibandingkan dengan makanan cepat saji
  • Bukan merupakan bagian dari pola hidup sehat yang dianjurkan

B. Rangkuman

Perkembangan teknologi di era digital saat ini memudahkan manusia untuk melakukan segala aktifitas dengan cepat dan efisien. Namun, untuk kesehatan harus tetap menggunakan pedoman yang tepat agar bisa tetap aktif dan produktif dengan kondisi fisik dan mental yang sehat.

Pola hidup sehat bisa Anda dapatkan dengan cara sebagai berikut:

  • Makan makanan yang sehat, bergizi dan seimbang sesuai dengan kebutuhan individu
  • Sebaiknya perbanyak konsumsi buah dan sayur organik
  • Rutin melakukan olahraga yang sesuai dengan minat Anda masing-masing
  • Biasakan hidup bersih dan teratur
  • Istirahat yang cukup dan hindari begadang bila tidak perlu
  • Selalu berfikir positif dan jauhi buruk sangka
  • Lakukan cek kesehatan secara berkala
  • Kurangi konsumsi yang mengandung banyak gula dan garam
  • Hindari konsumsi makanan yang berkemasan
  • Kurangi makan makanan cepat saji sebagai menu utama setiap hari

Demikian informasi tentang pedoman umum dalam menerapkan pola hidup sehat di era digital. Semoga bermanfaat, tetap jaga kesehatan diri sendiri dan juga keluarga. Jika Anda memiliki cerita unik tentang pola hidup sehat yang Anda jalani, silahkan berbagi pada kolom komentar ya.

Terimakasih dan sampai jumpa pada artikel menarik lainnya.

Baca Juga: 10 Pedoman Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di Sekitar Kita

C. Daftar Istilah

IstilahPengertian
AgrokimiaBahan-bahan kimia yang digunakan untuk pertanian dengan tujuan menghasilkan produk pertanian yang bebas hama, meningkatkan hasil panen dan mencegah kerusakan produk pertanian setelah pasca panen, namun tidak selamanya berdampak positif terutama bagi kesehatan. Contohnya: penggunaan pupuk kimia, pestisida berbahan kimia, herbisida kimia, fungisida kimia dan lain sebagainya.
Clostidium botulinumBakteri berbentuk batang yang mampu hidup dan tumbuh dalam kondisi rendah oksigen (anaerob), sebagian menghasilkan racun yang menyebabkan gangguan kesehatan, seperti gangguan pada sistem saraf pusat. Biasanya ditemukan pada makanan kalengan yang diproses secara tidak benar.
Ilmu PsikologiIlmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan mental
Rekayasa GenetikaDisebut juga modifikasi genetika merupakan dasar dari bioteknologi yang didalamnya meliputi manipulasi gen, kloning gen, DNA rekombinan, teknologi modifikasi genetika dan genetika modern dengan menggunakan prosedur identifikasi, replikasi, modifikasi dan transfer materi genetik sel, jaringan atau organ.
SalmonellaBakteri yang berbentuk tongkat yang biasa menyebabkan penyakit pada sistem pencernaan, salah satu contoh spesies dari genus Salmonella adalah Salmonella typhi yang menyebabkan penyakit demam tifus.

Sumber Referensi:

https://www. fsis.usda.gov

Nisa,I. 2018. Mencegah dan Mengobati Penyakit dengan Ramuan Herbal. Bandung:Lingkar Media.

Sutarno. 2016. Rekayasa Genetik dan Perkembangan Bioteknologi di Bidang Peternakan. Surakarta: Universitas Sebelas Maret. Diambil dari https:// media.neliti.com (28 Mei 2020).

Widawati,L,R, dkk. 2018. Sistem Budidaya Sayuran Organik. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Diambil dari https://balittanah.litbang. pertanian.go.id (28 Mei 2020).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
error: