Press "Enter" to skip to content

Galau dengan Bahan Kimia? Kenali 17 Tanaman Berikut yang Bisa Digunakan Sebagai Obat

0

Tanaman yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari ternyata bisa dimanfaatkan sebagai obat untuk mengatasi berbagai jenis penyakit. Di bawah ini terdapat informasi tentang beberapa tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai obat.

1. Famili dan Spesies Tanaman yang Memiliki Sifat Obat

Alliaceae (Amarylidaceae)

Merupakan keluarga bawang-bawangan, contonya bawang bombai, bawang putih dan bawang merah.

Penggunaan tanaman bawang di berbagai negara sebagai obat, antara lain:

  • Mesir menggunakan bawang bombai dan bawang putih untuk mengobati sakit kepala, parasit, gangguan jantung dan melancarkan peredaran darah
  • Romawi menggunakan bawang putih untuk menghilangkan parasit dalam usus
  • India menggunakan bawang putih untuk mengobati luka atau borok
  • Cina menggunakan bawang bombai untuk mengobati sakit kepala, demam kolera dan disentri
  • Afrika menggunakan bawang putih untuk mengobati disentri amuba

Manfaat lain dari bawang-bawangan yang diyakini masyarakat untuk pengobatan antara lain:

  • Keluarga bawang-bawangan memiliki sifat pemurni darah
  • Memiliki sifat afrodisiak (meningkatkan gairah seksual)
  • Memiliki sifat anti hipertensi yang terdapat dalam bawang bombai dan bawang putih
  • Memiliki sifat anti banteri dan anti jamur
  • Memiliki efek antibiotik sebab mengandung senyawa sulfur dan alisin sebagai zat bakterisida
  • Campuran lumatan bawang putih dan anggur dipercaya sebagian masyarakat sebagai obat kebal penyakit
  • Digunakan sebagai obat asma, tumor, kanker, infeksi saluran kemih dan rematik
  • Hampir semua keluarga bawang-bawangan bisa dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari, seperti bumbu masak, sebagai sayuran dan pengobatan

Apiaceae (Umbelliferae)

Bersifat obat dalam tanaman adas-adasan
Ilustrasi

Merupakan keluarga adas-adasan. Sebagai contoh adalah seledri, wortel, adas pedas, adas manis, adas sowa atau dill dan jintan.

Berikut ini beragam manfaat keluarga adas-adasan untuk pengobatan, antara lain:

  • Wortel diakui sebagai pencegah kanker
  • Karoten pada wortel berkaitan dalam pencegahan gangguan tulang, kulit dan mata
  • Adas sowa atau dill digunakan untuk meningkatkan nafsu makan, menghilangkan sesak nafas dan mengobati kanker
  • Biji seledri digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan daya ingat, mengobati lepra dan penyakit kulit

Araliaceae

Termasuk dalam bangsa Apiales, sebagian masyarakat menyebutnya golongan tanaman gurita-guritaan sebagian lain mengenalnya dengan tanaman mangkok-mangkokan, contohnya adalah keluarga ginseng.

Ragam jenis spesies tanaman ini dapat ditemukan di Kebun Raya Bogor, dimana terdapat lebih dari 20 jenis tanaman anggota Araliaceae.

Manfaat ginseng yang telah digunakan dalam pengobatan sebagian bangsa Asia antara lain:

  • Mengobati penyakit jantung
  • Mengobati gejala insomnia
  • Meningkatkan gairah seksual
  • Ekstrak tanaman ginseng terbukti meningkatkan efek perangsangan

Catatan: Tanaman ginseng memiliki kandungan racun alami yang disebut dengan asam oksalat, dimana bila dikonsumsi secara berlebihan akan mengakibatkan gejala karacunan seperti mual, muntah dan pusing.

Asteraceae ( Compositae)

Sifat obat dalam suku kenikir
Ilustrasi

Masyarakat Indonesia mengenal tanaman ini dengan kenikir-kenikiran. Merupakan famili tumbuh-tumbuhan terbesar kedua di dunia dengan jumlah spesies lebih dari 24.500. Anggota famili ini termasuk edelweiss, bunga matahari, bunga krisan, randa tapak, cikori dan selada.

Berikut ini berbagai manfaat dari golongan tanaman Asteraceae untuk pengobatan, antara lain:

  • Ahli kesehatan Yunani dan Romawi menggunakan ekstrak daun selada liar sebagai obat demam, sakit kepala dan sakit kuning
  • Ekstrak daun selada liar juga digunakan sebagai obat kanker rahim, kanker hati dan tumor
  • Rebusan randa tapak atau dendelion digunakan sebagai obat gangguan saluran kemih, gangguan ginjal dan hati
  • Cikori digunakan untuk menghilangkan kutil
  • Globe artichoke atau artichoke atau Cynara scolymus digunakan untuk mengobati gangguan lambung
  • Gobo digunakan masyarakat Jepang sebagai campuran sayuran
  • Gobo merupakan akar tanaman Burdock (Arctium lappa), berbentuk panjang, keras seperti batang kayu, berwarna coklat, beraroma khas, renyah dan manis yang digunakan untuk mengobati infeksi dan kanker

Brassicaceae (Cruciferae)

Dikenal juga dengan keluarga kubis-kubisan. Contoh umum yang sering dijumpai antara lain kubis, sawi dan brokoli.

Berikut ini berbagai manfaat golongan kubis-kubisan yang digunakan dalam pengobatan antara lain:

  • Diakui berkhasiat untuk mencegah kanker
  • Genus Brassica mengandung sulfoksida S- metilsistein yang dapat menurunkan kolesterol darah
  • Bangsa Yunani mengunakan lumatan kubis untuk penawar racun jamur
  • Sawi hijau digunakan untuk mengobati luka bakar, mengurangi rasa sakit akibat keseleo serta mengobati kulit lecet dengan cara mengompreskan daun pada daerah yang cedera

Chenopodiaceae

Sifat obat dalam tanaman bayam-bayaman
Ilustrasi

Dalam klasifikasi tumbuhan chenopodiaceae dimasukkan kedalam keluarga amaranthaceae atau bayam-bayaman. Sebagai contoh antara lain tanaman bit, spinasi, bayam Jepang dan chard atau Swiss chard atau bit bayam.

Di Inggris ekstrak spinasi digunakan untuk membersihkan luka serta menghilangkan kutil. Sedangkan bayam Jepang juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan diantaranya adalah:

  • Sebagian orang berpendapat bayam Jepang lebih enak dibandingkan dengan bayam biasa
  • Bayam Jepang mengandung vitamin K yang mampu mencegah penuaan dini
  • Menyehatkan mata dan melindungi mata dari sinar UV
  • Mencegah penyakit kanker
  • Memperkuat tulang
  • Kandungan asam folatnya membantu dalam menjaga kesehatan jantung
  • Mencegah penyakit diabetes
  • Mencegah penyakit anemia, sebab mengandung banyak zat besi

Convolvulaceaea

Convolvulaceae merupakan golongan kangkung-kangkungan yang ditandai dengan bentuk bunga menyerupai terompet.Sebagai contoh adalah kangkung air, ubi jalar, kangkung darat dan tapak kambing.

Berikut ini khasiat kangkung yang mungkin belum pernah Anda ketahui antara lain:

  • Sayuran kangkung bisa digunakan sebagai untuk mengatasi bisul, kapalan dan kulit bernanah
  • Kangkung juga digunakan dalam mengatasi penyakit cacar air

Untuk mengatasi cacar air menggunakan akar kangkung yang direbus dan diminum dua kali sehari. Sedangkan untuk mengatasi bisul, dengan menghaluskan 20-30 lembar daun kangkung bersih yang diberi air garam. Selanjutnya kompreskan pada kulit yang terkena bisul dua kali sehari.

Suku Maori menggunakan cairan ubi jalar untuk menurunkan demam, sedangkan daun ubi jalar juga digunakan untuk mengatasi penyakit kulit.

Sifat obat dalam tanaman kangkung-kangkungan
Ilustrasi

Cucurbitaceae

Cucurbitaceae dikenal dengan suku labu-labuan. Sebagai contoh adalah labu kuning, pare, semangka, labu siam, labu air, mentimun, melon, pare belut dan lain sebagainya.

Berikut ini berbagai manfaat suku labu-labuan untuk mengatasi berbagai penyakit, antara lain:

  • Di beberapa wilayah Asia pare kering berguna untuk mengatasi wasir, rematik dan cacingan
  • Pare kering juga digunakan sebagai senyawa antitumor, obat kulit dan kulit terbakar
  • Biji semangka digunakan untuk mengatasi infeksi saluran kemih dan memperlancar aliran darah
  • Biji melon digunakan untuk menyembuhkan kanker lambung
  • Buah melon bisa mencegah seseorang terkena heat stroke
  • Mentimun bisa membantu membuang toksin dalam tubuh
  • Mentimun juga memberikan efek dingin pada kulit akibat terbakar sinar matahari

Cycadaceae

Cycadaceae merupakan keluarga pakishaji-pakishajian, contoh pakis haji dikenal juga dengan sebutan sikas.

Berbagai manfaaat sikas untuk kesehatan antara lain:

  • Penduduk asli kepulauan Pasifik Barat Daya menggunakan sikas untuk mengobati tukak kulit
  • Masyarakat India menggunakan sikas sebagai pencahar
  • Sikas juga diyakini memiliki antioksidan yang mampu mencegah penuaan dini
  • Sikas juga berguna untuk kesehatan otak

Dioscoreaceae

Dioscoreaceae merupakan suku gadung-gadungan atau uwi-uwian. Sebagai contoh antara lain umbi gadung, gembili, gembolo dan uwi.

Manfaat uwi yang telah dibuktikan melalui riset untuk mengatasi berbagai kondisi penyakit antara lain:

  • Ekstrak uwi telah digunakan sebagai bahan pembuat obat-obatan tertentu, contoh dalam obat penyakit jantung
  • Uwi mengandung protein tinggi tapi rendah gula, baik dikonsumsi oleh penderita diabetes
  • Uwi juga baik untuk menjaga kesehatan dan mencegah kerusakan usus

Fabraceae (Leguminosae)

Sifat obat dalam tanaman polong-polongan
Ilustrasi

Fabraceae merupakan suku polong-polongan. Sebagai contoh adalah kapri, kedelai, buncis, orok-orok, kacang tanah, kacang keker dan lain sebagainya.

Manfaat suku polong-polongan untuk mengatasi berbagai penyakit, antara lain:

  • Ahli pengobatan Romawi untuk mengatasi erysipelas menggunakan kapri yang direbus dengan air laut
  • Campuran kacang keker dan rosemari untuk mengatasi penyakit kuning dan busung lapar
  • Buncis baik dikonsumsi oleh wanita hamil sebab banyak mengandung folat sehingga bisa mencegah anemia selama kehamilan
  • Buncis bisa mencegah penyakit reproduksi pada wanita
  • Biji orok-orok berpotensi untuk mengatasi gangguan tidur insomnia

Ginkgoaceae

Sifat obat dalam tanaman ginkgo
Ilustrasi

Ginkgoaceae merupakan tanaman asli Cina yang memiliki spesies tunggal yaitu Ginkgo biloba L yang telah tercatat sebagai tanaman tertua didunia.

Berikut ini berbagai macam manfaat Ginkgo biloba, antara lain:

  • Biji mentah ginkgo dapat digunakan untuk mengatasi penyakit kanker dan infeksi saluran kemih
  • Membantu dalam memulihkan reseptor-reseptor otak yang rusak
  • Digunakan untuk mengatasi sakit kepala migrain dan vertigo
  • Melancarkan peredaran darah

Jamur

Dikenal juga dengan sebutan fungi, cendawan, khamir atau ragi yang memiliki ciri-ciri antara lain:

  • Termasuk makhluk hidup eukariota, yaitu memiliki sel inti yang dibatasi membran kromoson yang mengandung DNA
  • Tidak memiliki klorofil atau zat hijau daun
  • Dinding sel terbuat dari glukan dan kitin
  • Sebagian besar sel-sel jamur tumbuh membentuk struktur seperti tabung, memanjang dan menyerupai benang-benang halus yang disebut hifa
  • Sebagian dimanfaatkan sebagai sumber makanan yang bernutrisi, sebagian lain mengandung racun yang berbahaya

Berikut ini manfaat jamur dalam dunia kesehatan, antara lain:

  • Jamur kuping kayu atau Auricularia auricula digunakan sebagai anti koagulan atau anti pembekuan darah
  • Cendawan jagung atau Ustilago maydis digunakan untuk mengendalikan pendarahan selama masa persalinan
  • Beberapa jenis jamur diketahui memiliki sifat halusinogenik atau memberi efek halusinasi, contoh Psilocybe, yang digunakan dalam sebagian dunia kedokteran dalam memperbaiki kondisi psikologis pasien dengan penyakit tertentu
  • Jamur maitake dipercaya memiliki sifat anti kanker dan anti virus

Liliaceae

Liliaceae juga merupakan suku bawang-bawangan. Sebagai contoh adalah bawang merah, bawang bombai, bawang putih, asparagus hingga bunga lili.

Asparagus muda digunakan untuk menyembuhkan penyakit kuning serta sebagai pencahar. Glutathione yang terkandung didalam asparagus berfungsi sebagai anti radikal bebas.

Poaceae (Graminae)

Poaceae merupakan suku rumput-rumputan atau padi-padian. Sebagai contoh adalah padi, jagung, alang-alang, tebu termasuk juga bambu.

Cairan yang dihasilkan oleh rebung bambu digunakan untuk penyakit rematik. Selain itu juga dimanfaatkan untuk memperbanyak dan memperlancar ASI atau Air Susu Ibu.

Polygonaceae

Polygonaceae dikenal juga dengan sebutan jakang-jakangan. Sebagai contoh adalah rubarb dan kelembak.

Rubarb digunakan untuk mengobati berbagai penyakit antara lain:

  • penyakit hati
  • gangguan lambung
  • membasmi cacing gelang.

Solanaceae

Sifat obat dalam tanaman terung-terungan
ilustrasi

Solanaceae merupakan suku terung-terungan. Sebagai contoh adalah tomat, cabe, terung, terung pipit hingga tembakau.

Cabe mengandung senyawa kapsaisin yang menyebabkan cabe terasa pedas. Senyawa kapsaisin berguna untuk mengurangi gejala psoriasis, artritis dan alergi kontak.

2. Rangkuman

Jenis TanamanFungsi Obat
1. Bawang-bawanganMengobati sakit kepala, parasit, penyakit kulit, kolera dan disentri
2. Adas-adasanMencegah kanker, mencegah osteoporosis, mengobati penyakit kulit dan lepra
3. Gurita-guritaan (ginseng)Mengatasi penyakit jantung, mengurangi gejala insomnia dan meningkatkan gairah seksual
4. Kenikir-kenikiranMengatasi demam, sakit kepala, sakit kuning, kanker, tumor dan gangguan lambung
5. Kubis-kubisanKanker, penawar racun jamur dan luka bakar
6. Bayam-bayamanMenghilangkan kutil, mencegah penyakit mata, kanker, penyakit jantung dan diabetes
7. Kangkung-kangkunganMengobati bisul, kapalan dan cacar air
8. Labu-labuanMengatasi wasir, infeksi saluran kemih, penyakit kulit, heat stroke, cacingan dan tumor
9. Pakishaji-pakishajianTukak kulit dan pencahar
10. Gadung-gadunganPenyakit jantung, diabetes dan gangguan usus
11. Polong-polonganMengobati erysipelas, penyakit kuning, penyakit busung lapar dan anemia selama kehamilan
12. GinkgoMengobati kanker, infeksi saluran kemih, kerusakan otak dan vertigo
13. JamurAnti pembekuan darah, mengendalikan pendarahan selama persalinan dan anti virus
14. Lili-lilianPenyakit kuning dan pencahar
15. Rumput-rumputanRematik dan memperlancar ASI
16. Jakang-jakanganGangguan lambung dan membasmi cacing gelang
17. Terung-terunganMengurangi gejala psoriasis, artritis dan alergi kontak

Demikian informasi seputar tanaman yang memiliki sifat obat yang mungkin ada di sekitar kita namun tidak kita sadari kegunaannya. Menggunakan sumber daya alam yang ada sebagai alternatif pengobatan merupakan bagian usaha manusia untuk menjaga dan meningkatkan kualitas hidup agar bisa lebih sehat dan produktif.

Semua orang bebas memilih apapun yang terbaik untuk kelangsungan hidup manusia itu sendiri. Jaga kesehatan Anda dan keluarga, semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada artikel menarik lainnya.

Baca Juga:

Benarkah Ada Kandungan Racun pada Sayuran? Kenali 19 Famili Tanaman Sayuran Mengandung Racun

Sumber Referensi:

Santoso, B. 2012. Buku Pintar Perawatan Kulit Terlengkap. Jogjakarta: BukuBiru.

Vincent E.Rubatzky, Mas Yamaguchi. 1998. Sayuran Dunia 1. Terjemahan oleh Catur Herison. Bandung: ITB.

Hapsari,R.T. 2014. Prospek Uwi Sebagai Pangan Fungsional dan Bahan Diversifikasi Pangan. Buletin Palawija. Diambil dari https://www.balitkabi.litbang.pertanian.go.id ( 3 Juli 2020).

Tim Pustaka Kamus PS.2013. Kamus Pertanian Umum. Jakarta: Penebar Swadaya. Diambil dari https://www.books.google.co.id (2 Juli 2020).

https://www.pustaka.setjen. pertanian.go.id

https://www.biologipedia.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
error: