Press "Enter" to skip to content

Kenali 3 Poin Penting Tentang Kecerdasan Anak yang Perlu Ibu Ketahui

0

Defenisi Kecerdasan

Sebagian besar masyarakat banyak yang beranggapan bahwa anak yang cerdas adalah anak yang jago dalam membaca, menulis dan berhitung dalam usia yang sangat dini. Padahal anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Kecerdasan disebut juga dengan intelegensi adalah kemampuan seseorang dalam melakukan tindakan yang meliputi sebagai berikut:

  • Memiliki kemampuan dalam melakukan tindakan yang terarah
  • Mampu berfikir secara rasional
  • Menghadapi lingkungan dengan efektif
  • Mampu memecahkan masalah dengan menggunakan pengetahuan yang dimiliki

Sedangkan menurut Howard Earl Gardner yang merupakan tokoh pendidikan dan psikologi berkebangsaan Amerika mengungkapkan bahwa kecerdasan memiliki defenisi sebagai berikut:

  • Kemampuan seseorang dalam menyelesaikan masalah dalam kehidupan nyata.
  • Kemampuan seseorang dalam menciptakan masalah baru dan mampu menemukan atau memberi solusi.
  • Mampu menghasilkan produk atau menciptakan sesuatu atau menawarkan suatu layanan yang dihasilkan dari kebudayaannya.

Masih menurut pemikiran Howard bahwa setiap orang memiliki keunikan dan memiliki cara masing-masing untuk ikut berperan dalam tatanan hidup bermasyarakat pada umumnya.

Setiap orang juga memiliki komponen kecerdasan serta kecerdasan yang tergabung dimana setiap individu akan menggunakannya dengan caranya masing-masing.

Teori dan defenisi diatas juga berlaku untuk menjelaskan tentang kecerdasan anak yang juga bisa Ibu amati sedari dini.

1. Macam-Macam Kecerdasan

Howard Earl Gardner membagi kecerdasan anak melalui pendekatan multiple intelligence atau kecerdasan majemuk menjadi 8 jenis kecerdasan, yaitu:

  1. Kecerdasan bahasa atau linguistik
  2. Kecerdasan matematika atau logika matematika
  3. Kecerdasan intrapersonal
  4. Kecerdasan interpersonal
  5. Kecerdasan visual dan spasial
  6. Kecerdasan musikal
  7. Kecerdasan kinestatik
  8. Kecerdasan naturalis

1.1.Kecerdasan Bahasa atau Linguistik

Kecerdasan anak linguistik
Ilustrasi

Seorang anak yang memiliki kecerdasan lingustik akan menunjukkan kemampuan dalam mengolah kata-kata, menggunakan bahasa untuk mengungkapkan dan mengapresiasi makna yang kompleks baik dengan lisan secara efektif maupun dalam bentuk tulisan.

Karakteristik kecerdasan anak linguistik antara lain adalah sebagai berikut:

  • Mampu menguasai lebih dari satu bahasa, selain bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Memiliki banyak perbendaharaan kosakata bila dibandingkan dengan teman-teman seusianya.
  • Anak hobi dalam membaca dan menulis.
  • Anak mampu menceritakan kembali isi dari buku yang telah dibacanya.
  • Senang bercerita kepada teman-teman sebayanya.
  • Mampu menirukan suara, bahasa dan tulisan orang lain.
  • Mampu mengeja kata-kata dengan benar dan tepat.
  • Anak mampu berbicara efektif dan tidak berbelit-belit.
  • Anak memiliki keunggulan dalam pelajaran membaca dan menulis.
  • Anak dengan kecerdasan linguistik berpotensi untuk menjadi seorang penulis buku, penyiar, jurnalis dan penyair.

1.2. Kecerdasan Logika Matematika

Kecerdasan anak logika matematika
Ilustrasi

Anak dengan kecerdasan logika matematika memiliki kemampuan yang mumpuni dalam bidang berhitung, menggunakan logika, mengukur, mengolah rumusan matematika, berhipotesis dan menyelesaikan perhitungan matematika yang kompleks dan rumit.

Karakterisistik kecerdasan anak logika matematika, antara lain sebagai berikut:

  • Anak terlihat menonjol dalam pelajaran yang berhubungan dengan hitung-hitungan,seperti matematika.
  • Mampu menguasai konsep yang bersifat kuantitas.
  • Bisa merangkai hubungan sebab akibat.
  • Mampu memecahkan masalah secara logis.
  • Memiliki kemampuan untuk berhipotesis dan melakukan pengujian atau bereksperimen.
  • Menyukai operasi yang bersifat kompleks dan rumit, contoh algoritma, fisika, kalkulus dan komputer.
  • Jago dalam bermain permainan yang membutuhkan konsentrasi, strategi dan daya ingat contoh catur.
  • Anak dengan kecerdasan logika matematik berpotensi menjadi ahli matematika, programmer, akuntan dan ilmuwan.

1.3. Kecerdasan Intrapersonal

Kecerdasan anak intrapersonal
Ilustrasi

Anak yang memiliki kecerdasan intrapersonal akan mampu memahami dan mengetahui kelemahan dan kekuatan diri sendiri. Mereka yang memiliki kecerdasan intrapersonal juga mampu memahami emosi diri sendiri dan memotivasi diri sendiri bahkan mampu memahami dan memotivasi orang lain.

Karakteristik kecerdasan anak intrapersonal, antara lain sebagai berikut:

  • Menyadari dengan kemampuan diri sendiri, artinya anak akan berani mengajukan diri ketika ia memang memiliki kemampuan untuk melakukan hal tersebut.
  • Memiliki kepekaan yang tinggi yaitu mudah berempati dengan kondisi orang lain.
  • Lebih senang melakukan segala sesuatu seorang diri.
  • Mampu mengerjakan segala sesuatu dengan mandiri.
  • Bisa belajar dari kesalahan dan memperbaiki diri untuk kedepannya.
  • Memiliki tujuan yang terarah dalam setiap tindakan yang dilakukan.
  • Bersikap realistis dengan kemampuan diri sendiri.
  • Tidak mudah terpengaruh atau berubah pikiran ketika sudah memegang suatu prinsip.
  • Memiliki potensi untuk menjadi psikolog dan filsuf.

1.4. Kecerdasan Interpersonal

Kecerdasan anak interpersonal
Ilustrasi

Kecerdasan interpesonal dikenal juga dengan kecerdasan sosial yaitu memiliki kemampuan untuk memahami orang lain dan membina hubungan yang efektif dengan orang lain.

Karakteristik kecerdasan anak interpersonal, antara lain adalah:

  • Anak yang memiliki kecerdasan interpersonal akan mampu berinteraksi dengan orang lain secara efektif.
  • Anak senang bergaul dan menyukai suasana yang ramai.
  • Mudah menjalin hubungan kerjasama dengan yang lain.
  • Mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru.
  • Bisa melakukan kerjasama yang sangat baik apabila bergabung dalam sebuah tim.
  • Mampu mengambil kendali atau mengarahkan orang lain dalam kerjasama kelompok.
  • Tidak betah dengan kesendirian.
  • Mampu menghargai orang lain dan memiliki banyak teman.
  • Memiliki potensi untuk menjadi pengajar, politikus dan pekerja sosial .

1.5. Kecerdasan Visual dan Spasial

Kecerdasan anak visual dan spasial
Ilustasi

Ketika anak memiliki kecerdasan visual dan spasial, maka anak akan mampu memahami, memproses dan berpikir ke dalam bentuk visual.

Karakteristik kecerdasan anak visual dan spasial antara lain adalah sebagai berikut:

  • Anak yang memiliki kecerdasan spasial suka menerjemahkan sebuah alur dengan menggunakan imajinasi mereka sendiri.
  • Dalam belajar anak lebih mudah memahami gambar daripada kata-kata.
  • Memiliki ketertarikan pada objek yang berupa gambar, lukisan, foto, objek-objek 2 dimensi atau 3 dimensi dan sejenisnya.
  • Senang menuangkan hasil imajinasi mereka dalam bentuk gambar atau coretan-coretan di atas kertas atau media lainnya.
  • Mudah mengenali dan mengingat suatu objek meskipun baru dilihatnya.
  • Lebih mudah memahami konsep yang dirangkum dalam bentuk grafik, diagram dan gambar.
  • Senang melihat foto-foto, gambar-gambar dan film-film.
  • Anak yang memiliki kecerdasan visual dan spasial memiliki potensi untuk menjadi arsitek, pelukis, pelaut hingga pilot.

1.6. Kecerdasan Musikal

Kecerdasan anak musikal
Ilustrasi

Seorang anak dengan kecerdasan musikal akan memiliki kepekaan terhadap nada, melodi dan irama.

Karakteristik kecerdasan anak musikal antara lain adalah sebagai berikut:

  • Anak mampu memainkan alat musik dengan baik, seperti piano, biola dan sebagainya.
  • Mudah mengingat nada dan mengikuti irama lagu.
  • Senang mendengarkan objek yang memiliki irama musik.
  • Lebih mudah menyerap pelajaran sambil mendengarkan musik.
  • Anak yang memiliki kecerdasan musikal memiliki potensi menjadi komposer, musisi dan pengarang lagu.

1.7. Kecerdasan Kinestatik

Kecerdasan anak kinestatik
Ilustrasi

Kecerdasan kinestatik merupakan kecerdasan majemuk dimana seorang anak mampu menggunakan seluruh anggota tubuh atau fisiknya dalam menciptakan sesuatu, menuangkan ide bahkan mengubah sesuatu dengan keterampilan yang mumpuni.

Karakteristik kecerdasan anak kinestatik antara lain adalah sebagai berikut:

  • Anak terlihat aktif dan senang dengan aktivitas fisik.
  • Mampu melakukan gerakan yang membutuhkan koordinasi fisik dengan baik.
  • Memiliki reflek yang sangat bagus.
  • Belajar sesuatu yang baru dengan cara menyentuh, memegang dan mempraktikkan langsung.
  • Biasanya anak akan terlihat menonjol pada pelajaran-pelajaran yang melibatkan aktivitas fisik seperti olahraga, menari, senam dan lain sebagainya.
  • Anak dengan kecerdasan kinestetik berpotensi untuk menjadi atlit, panari, pesenam dan lain sebagainya.

1.8. Kecerdasan Naturalis

Kecerdasan anak naturalis
Ilustrasi

Kecerdasan naturalis merupakan kecerdasan dalam mengenal objek-objek yang ada di alam seperti mampu mengklasifikasikan bermacam-macam tumbuhan, hewan, membaca fenomena alam dan lain sebagainya.

Karakterisistik kecerdasan anak naturalis antara lain adalah sebagai berikut:

  • Anak suka menghabiskan waktu di alam terbuka.
  • Memiliki ketertarikan untuk memelihara hewan peliharaan atau merawat berbagai macam tumbuhan.
  • Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap kehidupan hewan, tumbuhan dan alam sekitarnya.
  • Sangat peduli pada lingkungan sekitar.
  • Menyukai pelajaran yang berhubungan dengan alam seperti biologi, zoologi, botani dan ilmu pengetahuan alam lainnya.
  • Anak yang memiliki kecerdasan naturalis berpotensi untuk menjadi ahli botani, ahli biologi, ilmuwan dan penjelajah alam.

2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecerdasan Anak

Secara teori kecerdasan seorang anak diwariskan dari gen ibunya, dengan kata lain kecerdasan bisa diturunkan kepada anak melalui gen ibu kandungnya. Namun bukan tidak mungkin bila seorang Ibu yang memiliki kecerdasan biasa-biasa saja tapi bisa memiliki anak yang cerdas luar biasa.

Berikut ini adalah faktor-faktor yang bisa meningkatkan kecerdasan anak, diantaranya adalah:

  • Faktor genetik, dimana sebagian besar gen ibu merupakan donatur bagi kecerdasan anak. Mungkin sebelum menikah Anda bisa pertimbangkan untuk menikahi wanita yang cerdas dan pintar agar keturunan Anda minimal memiliki kecerdasan seperti Ibunya.
  • Lingkungan, dimana anak yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang baik maka akan berpengaruh positif pada perkembangan otaknya.
  • Memberikan ASI (Air Susu Ibu) eksklusif pada kehidupan pertama bayi ketika baru lahir ke dunia hingga 6 bulan.
  • Memberikan makanan yang bergizi juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kecerdasan anak.
  • Ikatan kuat antara orangtua dan anak sangat mempengaruhi kecerdasan anak terutama kecerdasan emosional anak, seperti kasih sayang, perhatian, pendidikan dan pengasuhan yang benar.
  • Pendidikan juga mempengaruhi serta mampu meningkatkan kecerdasan seorang anak.
  • Rajin memberi stimulasi-stimulasi yang memancing daya pikir dan rasa ingin tahu anak, seperti peran orang tua untuk mengenalkan sesuatu yang baru, tempat-tempat baru atau mengajak bermain permainan yang mengasah anak untuk berpikir.

Baca Juga: 10 Ciri-ciri Pertumbuhan dan Perkembangan Anak yang Optimal

3. Makanan yang Bisa Meningkatkan Kecerdasan Anak

Makanan untuk meningkatkan kecerdasan anak
Ilustrasi

Kecerdasan anak bisa Ibu tingkatkan dengan memberi asupan makanan yang bergizi terutama yang mengandung kolin, taurin, folat, omega 3, vitamin B dan seng yang sangat baik untuk perkembangan otak anak.

Berikut ini makanan yang bisa meningkatkan kecerdasan anak, diantaranya adalah:

Sumber MakananKandungan Gizi
ASIProtein, karbohidrat, lemak, asam amino berupa taurin, omega 3, omega 6, asam lemak DHA atau decosahexenoic acid dan ARA atau arachidonic acid, vitamin A, vitamin B, vitamin C dan vitamin D, kalsium dan seng.
TelurProtein, karbohidrat, lemak, kolin, folat, vitamin A, vitamin B12, dan vitamin D, kalsium, besi dan seng.
SalmonProtein, karbohidrat, asam lemak omega 3, vitamin A, vitamin B12 dan vitamin D, kalsium, besi dan magnesium.
Kacang MerahProtein, karbohidrat, lemak, kolin, omega 3, vitamin B, vitamin C, kalsium, magnesium dan seng.
Kacang kedelaiProtein, karbohidrat, lemak, folat, kolin, vitamin A, vitamin B, vitamin C, fosfor, kalsium, kalium, besi dan seng.
BayamProtein, karbohidrat, protein, folat, kolin, vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalium, besi dan seng.
BrokoliProtein, karbohidrat, lemak, folat, kolin, vitamin A, vitamin B, kalsium, kalium dan seng.
AlpukatProtein, karbohidrat, lemak, folat, kolin, vitamin A, vitamin B, besi, kalium dan seng.
StroberiProtein, karbohidrat, lemak, folat, kolin, vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalium, kalsium, besi dan seng.
PisangProtein, karbohidrat, lemak, folat, kolin, vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalium, besi, seng dan fosfor.

4. Rangkuman Tentang 3 Poin Penting tentang Kecerdasan Anak

Seputar Kecerdasan AnakPenjelasan
KecerdasanKemampuan untuk melakukan sesuatu secara terukur dan terarah, berpikir logis, bisa memecahkan masalah atau mencari solusi serta berani berinovasi atau menciptakan sesuatu yang baru yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.
Macam-macam kecerdasanKecerdasan linguistik, kecerdasan logika matematika, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan interpersonal, kecerdasan visual dan spasial, kecerdasan musikal, kecerdasan kinestetik dan kecerdasan naturalis.
Faktor-faktor yang bisa meningkatkan kecerdasan anakGenetik, lingkungan, pemberian ASI, asupan makanan bergizi, ikatan orang tua dan anak, pendidikan dan stimulasi.
Makanan yang bisa meningkatkan kecerdasan anakASI, telur, salmon, kacang merah, kacang kedelai, bayam, brokoli, alpukat, pisang dan masih banyak lagi yang lainnya.

Setiap anak memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing, semua tergantung pada orangtua untuk mengarahkan dan membentuk anak menjadi seperti apa kelak. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.

Terimakasih telah mampir ke websiteEmak, tetap jaga kesehatan Anda dan keluarga. Sampai jumpa pada artikel menarik lainnya.

Sumber Referensi:

Ramelan, P. 2010. Merangsang IQ Anak 4-9 Tahun Dosis Tinggi. Yogyakarta: Pustaka Widyatama

https://www.kajianpustaka.com

https://www.wikipedia.com

https://www.dosenpsikologi.com

https://www.dosenpendidikan.com

https://www.eprints.uny.ac.id

https://www.eprints.ums.ac.id

https://www.alodokter.com

https://www.kompas.com

https://www.detik.com

https://www.IDAI.or.id

https://www.andrafarm.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
error: